Perkembangan PD Modul 6 KB 1

B. PERENCANAAN PEMBELAJARAN BAGI ANAK USIA SEKOLAH MENEGAH

Implikasi karakteristik anak usia sekolah menengah terhadap penyelenggaraan pendidikan adalah pada perkembangan fisik dan perilaku psikomotorik, perkembangan bahasa dan perilaku kognitif, perkembangan perilaku social-moralias dan religious, serta perkembangan perilaku afektif-konatif dan kepribadian.

1.     Karakteristik Perkembangan Fisik dan Perilaku Psikomotorik
Perkembangan fisik remaja awal sangat cepat sehingga sering menyebabkan kekurangseimbangan pada proporsi tinggi dan berat badannya. Pada masa ini tumbuh cirri-ciri sekunder dan pengembangan otot pada daerah-daerah tertentu disertai dengan mulai mengalami sekresi kelenjar jenis kelamin. Dengan keadaan tersebut merancang pembelajaran hendaknya pada pelajaran biologi dan pendidikan jasmani dan kesehatan dipisah antara pria dan wanita. Guru pembimbing di sekolah dapat mengundang  nara sumber (penceramah) seperti dokter serta merencanakan diskusi tentang pendidikan aksi.

2.     Karakteristik Perkembangan Bahasa dan Perilaku Kognitif
Pada usia remaja tumbuh keinginan untuk mempelajari dan menggunakan bahasa asing. Pada kelompoknya para remaja menggunakan bahasa yang hanya dipahami oleh
anggota kelompok mereka, yaitu bahasa sandi atau bahasa prokem. Gurunya harus memiliki kearifan untuk memahami kemampuan remaja secara individual. Keinginan mereka untuk membaca telah tumbuh, guru hendaknya memberikan tugas-tugas untuk membuat resesi isi buku atau mengarang. Dalam hal perkembangan kognitif, siswa sekolah menengah telah mampu mengoperasikan kaidah-kaidah logika formal, seperti asosiasi, diferensiasi, komparasi dan hubungan sebab-akibat (causalitas) meskipun masih bersifat abstrak dan relatif terbatas.

3.     Karakteristik Perilaku Sosial, Moralitas dan Keagamaan.
Karakteristik perilaku sosial siswa sekolah menengah adalah adanya kecenderungan ambivalensi keinginan menyendiri dengan keinginan bergaul dengan banyak teman, dan ambivalensi antara keinginan untuk bebas dari dominasi pengaruh orang tua dengan kebutuhan bimbingan dan bantuan dari orang tuanya. Usia remaja adalah masa kritis untuk menguji kaidah-kaidah nilai, etika atau norma dengan kenyataan dalam kehidupan sehari-hari orang dewasa. Mereka mengidentifikasikan dirinya dengan tokoh-tokoh yang diidolakannya

4.     Karakteristik Perilaku Afektif, Konatif dan Kepribadian.
Memasuki usia sekolah menengah, lima kebutuhan dari Maslow, yaitu:
a.      Kebutuhan fisik,
b.     Kebutuhan rasa aman,
c.      Afiliasi social,
d.     Penghargaan
e.      Perwujudan diri
Reaksi dan ekspresi emosinya masih labil dan belum terkendali dan sering berubah dengan cepat. Juga bisa disebut masa krisis identitas. Karakteristik ini menuntut pemberian contoh perilaku keteladanan dari orang tua, dll.
Flag Counter